Thursday, August 31, 2017

Decy Ramona dan Gitawidya Nurbidayah Akan Tampil di Couture Fashion Week New York 2017

Posted by Kania Safitri at 1:26 AM
Hello Beauties...

Setelah Barli Asmara, Dian Pelangi, dan Zaskia Sungkar memamerkan karya busana muslim mereka di New York Couture Fashion Week 2015. Kemudian Februari 2017 lalu ada Meggie Hadiyanto yang juga ikut di Couture New York Fashion Week dengan tema Wayang. Kini, kembali ada lagi desainer Indonesia yang siap tampil di perhelatan pekan mode dunia yaitu desainer Decy Ramona dan Gitawidya Nurbidayah yang unjuk kebolehan di ajang fesyen tersebut. 
Selasa 29 Agustus 2017 di Ethnic Gallery aku menghadiri Press Conference New York Fashion Week 2017"  acara tersebut bertujuan untuk mendukung keterlibatan perwakilan dari indonesia pada tanggal 9 September 2017 mendatang.
Acara ini dibuka oleh penampilan tarian khas Betawi yaitu tarian ondel-ondel. Kemudian tidak lama kemudian acara dibuka oleh MC mbak Venny dari Brama International  yang langsung memberitahukan dua designer yang terpilih untuk tampil di Couture Fashion Week New York adalah Decy Ramoda dari Tyramona dan Gitawidya Nurbidayah dari Let's Travel yang keduanya memberikan sedikit sambutan dan mulai menampilkan salah satu karyanya masing-masing.
NYCFW merupakan salah satu panggung yang menjadi impian para desainer untuk menggelar koleksinya di sana. Dua desainer tanah air, Decy Ramona dari Tyramona yang akan membawa tema "The Rise of BareAllo" yang memiliki arti matahari terbit  ini adalah tema etnik dari Sulawesi Selatan dan Toraja khususnya. Kemudian Gitawidya Nurbidayah dari Let's Travel  akan membawa tema "GAYA Means STYLE" . Mbak Gita sendiri banyak bermain dengan tema printing. masing-masing designer ini nantinya akan menampilkan 12 koleksi busana di Couture New York Fashion Week. 

Pada acara press conference tersebut hadir Mbak Venny dari Brama International menjelaskan bahwa memilih Decy Ramona dan Gitawidya karena design mereka memiiki ciri khas yang sangat Indonesia. Seperti mbak Decy yang menampilkan tema etnik Indonesia dan mbak Gita dengan budaya Indonesia. Dua designer ini dipilih melalui proses kurasi yang sebelumnya mereka harus mengirimkan design mereka.

Kedua designer ini sudah melakukan banyak persiapan. Seperti mbak Decy sudah melakukan persiapan sejak November 2016. Mulai dari mempersiapkan beberapa busana yang akan ditampilkan juga mempersiapkan accesories, yang akan semakin memperlihatkan etnik nya Toraja. Disini mbak Decy dibantu oleh tim. Seperti yang mengerjakan accesories untuk di kepala khusus di kerjakan oleh tim Red Art. Mbak Decy ingin menunjukkan wanita itu super wonder woman yang multi tasking dan tidak lemah. Kali ini mbak Gita mengambil tema lebih ke Jawa Barat. Awalnya mba Gita memulai dari Modest busana yang lebih tertutup. Nantinya ada print batik Ciamis, bordir, batik gedog, intinya mengambil cerita dari Jawa Barat. 
Pastinya akan ada kejutan dari kedua desainer ini dalam pertunjukkan nanti, penasaran kan? Tunggu aksi mereka selanjutnya pada Couture Fashion New York 9 September 2017. Semoga sukses dan terus mengharumkan nama bangsa Indonesia dengan pesona budaya ethnik yang dtampilkan.
Ok, sekian dari aku semoga bermanfaat  dan sampai jumpa di blogpost berikutnya. Jangan lupa follow my Blog, IGFBTwitter dan Youtube.

Thank you and have a nice day :) 




1 comments:

Edwina Hidayah said...

Semoga sukses dan lancar ya kedua designer ini di New York. Thanks for sharing, mbak Kania.

Post a Comment

 

Beauty Diary Kania Copyright © 2011 Design by Ipietoon Blogger Template | web hosting